State of Fear – Michael Crichton

Tulisan di bawah diambil dari : http://kupunyabuku.blogdrive.com
State of Fear – Michael Crichton
Satu lagi buku yang membukakan mata gue, selain The Da Vinci Code. Maksud gue, hal-hal yg ada di kedua buku itu betul-betul bikin gue ter-aaah-oooh karena baru menyadari betapa banyak fakta yg ternyata tidak seperti yg gue bayangkan.

Misalnya: menurut Michael Crichton, ternyata there’s no such thing as global warming (!!!). Global warming selama ini katanya dikarenakan peningkatan jumlah CO2 dan gas-gas rumah kaca lain di atmosfer. Tapi ternyata dalam lima puluh tahun terakhir CO2 naiknya sedikit sekali, dari 316 parts per million menjadi 376 parts per million. Kalau diumpamakan dg menggunakan lapangan football, kenaikan CO2 cuma 3/8 inci (0,95 cm) dari seluruh panjang lapangan football (120 yard = 108 meter)!

Sedangkan tentang efek global warming, misalnya mencairnya glaciers, di dunia ini ada 160.000 glaciers. Hanya sekitar 67.000 yang sudah diinventarisasi, dan hanya sedikit sekali yg telah diteliti. Bahkan penelitian selama lima tahun atau lebih cuma berhasil mengumpulkan data dari 79 glaciers. Jadi dari mana orang bisa bilang SEMUA glaciers mencair?

Soal naiknya permukaan laut, itu sih sudah terjadi sejak 6.000 tahun terakhir, dengan kecepatan 10 sampai 20 cm per seratus tahun! Mengenai meningkatnya frekuensi El Niño, El Niño terjadi kira-kira setiap empat tahun sekali, jadi 23x dalam seabad. Dan ini sudah terjadi selama ribuan tahun. Jadi jauh sebelum ada klain ttg global warming.


Wah, serasa baca nonfiksi aja ya. Sampe lupa mau cerita fiksinya :-p

Buku ini mirip dg Jurassic Park, baik dari segi gaya bercerita maupun tokoh-tokohnya. Ceritanya ttg Peter Evans, pengacara bagi milyuner George Morton yg rajin memberikan sumbangan utk LSM lingkungan bernama NERF. Tapi Morton belakangan membatalkan sumbangan $10 juta-nya karena menemukan beberapa fakta ganjil ttg lembaga tersebut. Salah satunya dugaan keterlibatan LSM itu dg organisasi teroris yg berniat menimbulkan tiga bencana alam di seluruh dunia, termasuk gelombang tsunami yg akan melanda Florida. Nah, untuk menggagalkan rencana jahat inilah akhirnya Peter, dg dibantu agen pemerintah yg bekerja sebagai dosen MIT, aspri George Morton, dan anggota NERF yg “tobat”, bertualang dari Antartika sampai Kepulauan Solomon.

Nah, dg membaca buku State of Fear ini, selain nambah pengetahuan ttg global warming tadi, kita juga jadi tahu fakta-fakta ttg alam. Misalnya, tsunami itu ternyata bukan hanya tingginya yang dahsyat, tapi juga kekuatan seretannya. Biarpun tingginya cuma semata kaki, tapi arusnya mampu menyeret mobil. Jadi sehabis membaca buku ini, gue jadi lebih bisa memahami mengapa begitu hebat kehancuran yg terjadi di Banda Aceh, ketika air laut yang berkekuatan sebesar itu memasuki kota dan meluluhlantakkan begitu banyak.

Walau tebalnya 603 halaman dg font kecil, tapi karena ceritanya yg asyik, gue melalap buku ini dalam 3 malam saja. Biarpun Minggu malam kepala gue jadi nyut-nyutan karena nonstop baca

😉

(Sumber : http://kupunyabuku.blogdrive.com/archive/46.html#links%22selected%22)

Tinggalkan komentar

Filed under Resensi / Book Review

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s